Mungkin impianku itu jadi dokter mata karena dokter mata melakukan tugas
yang sangat mulia yaitu menyembuhkan penyakit mata pasien. Karena mata
merupakan jendela dunia dan organ yang sangat vital bagi manusia saya menjadi
tertarik untuk mempelajari ilmu kedokteran mata itu. Dulu waktu saya pergi ke
desa nenek saya, saya melihat banyak orang desa yang memiliki penyakit katarak
yang disebabkan oleh selaput yang menyelimuti lensa mata. Hal ini menyebabkan
cahaya terhalang masuk dan penderita akan kesulitan melihat dan dapat
menyusahkan pekerjaan pasien karena penglihatannya rabun.
Jumlah pasien katarak di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.
Jika masalah ini tidak segera diatasi akan menghambat perkembangan ekonomi
Indonesia karena sumber daya manusianya yang kurang berkualitas. Seandainya
saya menjadi dokter mata saya akan mengajak dokter-dokter lain untuk mengadakan
pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat kalangan bawah dan
perdesaan. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia
yang dapat menyebabkan Indonesia menjadi lebih maju.
Saat ini teknologiinformasi dan komunikasi berkembang cepat. Banyak generasi
muda yang memanfaakannya contohnya sekarang banyak anak muda yang mempunyai HP,
laptop, tablet, dll. Mereka tidak sadar radiasi dari layar gadget ini dapat
merusak mata mereka. Sebagian besar kerusakan itu adalah miopi yaitu
ketidakmampuan mata untuk melihat benda jauh. Jika ini dibiarkan banyak anak
yang susah konsentrasi dipelajaran karena tidak melihat secara jelas yang
menyebabkan penurunan prestasi. Hal ini perlu segera ditangani karena remaja
merupakan calon pemimpin bangsa ini dan mereka merupakan harapan bangsa karena
memanggul masa depan bangsa ini. Untuk itu remaja Indonesia harus berprestasi
dan berilmu agar bisa bersaing dengan bangsa lain dan membuat kehidupan bangsa
Indonesia menjadi lebih baik.