Senin, 24 Februari 2014

Latihan 19 - Perang Dunia 2

Perang Dunia 2

Perang Dunia II, atau Perang Dunia Kedua (biasa disingkat menjadi PDII atau PD2), adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945. Perang ini melibatkan banyak sekali negara di dunia —termasuk semua kekuatan besar—yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan: Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer Dalam keadaan "perang total", negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri, dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam peperangan, perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini menjadikan Perang Dunia II konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia.

A.      Latar Belakang Terjadnya Perang Dunia 2

Hal-hal yang melatar belakangi terjadinya Perang Dunia II dapat digolongkan menjadi sebab umum dan sebab khusus.

1. Sebab Umum
Berikut ini sebab-sebab umum terjadinya Perang Dunia II  :

a) Pertentangan antara paham liberalisme dan totaliterisme. Liberalisme memberikan kebebasan bagi warga negaranya sedangkan totaliterisme mengekang kebebasan warga negara.
b) Persekutuan mencari kawan.
c) Semangat untuk membalas dendam (revanche idea) karena kekalahan dalam PD I.
d) Perlombaan senjata antarnegara.
e) Pertentangan antarnegara imperialis untuk memperebutkan daerah jajahan.
f)  Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa dalam mewujudkan perdamaian dunia.

2 . Sebab Khusus ( casus bally bally)

Sebab khusus Perang Dunia II terjadi di dua kawasan yaitu kawasan Eropa dan kawasan Asia Pasifik. Berikut ini sebab-sebab khusus terjadinya Perang Dunia II :

a) Di kawasan Asia Pasifik, penyerbuan Jepang terhadap pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour tanggal 7 Desember 1941.
b)Di kawasan Eropa, serangan kilat (blitzkrieg) yang dilakukan Jerman atas Polandia pada tanggal 1 September 1939. Alasan penyerangan itu untuk merebut kembali kota Danzig (penduduknya bangsa Jerman). Dalam waktu singkat sebagian besar Polandia dikuasai Jerman.

B.      Jalannya Perang

Negara-negara yang terlibat dalam Perang Dunia II juga tidak jauh berbeda dengan Perang Dunia I. Perang Dunia II dapat dikatakan merupakan ajang balas dendam bagi negara-negara yang kalah dalam PD I. Negara-negara yang terlibat terbagi dalam blok Sentral dan blok Sekutu. Berikut ini negara-negara yang terlibat dalam PD II :

1. Blok Sentral yaitu Jerman, Italia, Jepang, Austria, Rumania, dan Finlandia.
2. Blok Sekutu yaitu Inggris, Prancis, Rusia, RRC, Amerika Serikat, Austria, dan Polandia.

Secara umum PD II dibagi dalam 3 tahapan berikut.
1. Tahapan pertama, blok Sentral melakukan ofensif dengan taktik serangan kilat.
2. Tahapan kedua, merupakan titik balik. Blok Sentral bersifat defensif (bertahan) sedangkan blok Sekutu lebih banyak melakukan serangan.
3. Tahapan ketiga, blok Sekutu mulai mencapai kemenangan.

Medan pertempuran PD II lebih luas yaitu mencakup Eropa, Asia, dan Afrika. Perang dunia II di wilayah Eropa terdiri atas beberapa medan pertempuran (Front) yaitu front Eropa Barat, Eropa Timur, dan Eropa Tenggara. PD II juga meluas ke wilayah Afrika, dalam arti untuk perebutan tanah jajahan bangsa Barat di benua Afrika.

1. Front Eropa Barat
Perang di Eropa Barat ini merupakan tahap pertama dari Perang Dunia II. Negara-negara Sentral yang dipimpin oleh Jerman bertindak ofensif. Jerman melakukan serangan kilat (blitzreg) menyerbu Demark, Norwegia, belanda, dan Luxembung.
Ke arah Selatan, Jerman menyerbu Prancis lewat belakang daerah pertahanan Maginot. Jerman berhasil menguasai setengah wilayah Prancis termasuk kota Paris. Prancis terpaksa menyerah di kota Compiegne.



2. Front Eropa Timur
Diawali dengan penyerbuan Jerman ke Danzig, Polandia pada tanggal 1 september 1939. Hampir semua negara-negara di eropa Timur mendukung Jerman kecuali Yugoslavia. Di bawah pimpinan Joseph Bros Tito, Yugoslavia mengadakan perlawanan gerilya yang menyulitkan Jerman.


C.      Peristiwa-Peristiwa Saat Perang Dunia 2

·     Pecah di Eropa (1939) 
·     Serbuan Poros 
·     Perang global (1941)
·     Kebuntuan serbuan Poros (1942)
·     Sekutu menguasai medan (1943)
·     Sekutu mendekat (1944)
·     Poros runtuh, Sekutu menang (1945)

D.     Dampak Politik, Sosial, Ekonomi Bagi Bangsa Indonesia
Dampak perang dunia 1 secara langsung bagi Indonesia memang tidak ada karena PD II yang merupakan babak baru dan sejarah bagi kemerdkaan Indonesia itu sendiri disebabkan karena ikutnya Jepang dalam mengobarkan perang yang akhirnya menyulut semangat kemerdekaan dari negara-negara terjajah di asia seperti Indonesia, Korea Selatan dan India.
Sedangkan dampak politik dan ekonomi bagi Indonesia akibat PD II adalah Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas dari penjajahan sehingga dapat mandiri dan menata kehidupan politik dan ekonominya sendiri.

Latihan 18 - Kanker Hati

Kanker Hati

Hati (bahasa Yunani: ἡπαρ, hēpar) merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh, terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Berdasarkan fungsinya, hati juga termasuk sebagai alat ekskresi. Hal ini dikarenakan hati membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun dan menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Proses pemecahan senyawa racun oleh hati disebut proses detoksifikasi.
Bagian-bagian hati yaitu :
1.  Lobus Kiri
2. Lobus Kanan
3. Kapsula Hepatis ( selaput pelindung hati )
4. saluran-saluran yang berhubungan dengan hati

a. Portal triad yang terdiri daripada 3 saluran yaitu:
- Kapilari portal hati. Ia membawa darah dari vena portal hepar ke lobus hati.
- Arteri hati yang membekalkan darah beroksigen kepada lobus-lobus hati.
- Duktus hempedu yg membawa cecair hempedu dari lobus ke pundi empedu utk disimpan.
b. Vena hati yang membawa darah terdeoksigen dari hati. Terdapat dua vena hati iaitu vena hati kanan dan vena hati kiri. Kedua-dua vena ini bersambung terus dengan vena kava inferior

Fungsi hati
1. tempat pembentukan & perombakan protein
2. tempat penyimpanan glikogen
3. penawar racun
4. tempat perombakan & pembentukan sel darah merah
5. mengubah glukosa menjadi glikogen, dan sebaliknya
6. Penghasil zat yg dapat melarutkan lemak (zat empedu)
7. Penyimpan vitamin ( dlm hal ini hanya vit. A, D, E, B12 )

Cara Kerja Hati
1. dalam proses ekskresi
=> hemoglobin dipecah menjadi zat besi, globin, dan hemin.
zat besi, diambil & disimpan dlm hati, yg nantinya dikembalikan k sumsum tlg blkg
globulin, digunaan lg utk metabolisme protein, membentk hemoglobin baru
hemin, diubah menjadi bilirubin & biliverdin. dikeluarkan ke usus 12jari n di oksidasi mnjd urobilin, yg mnjd pewarna coklat pd feses.

2. pengikatan racun
as amino arginin -> as. amino ortinin + urea
as. amono ortinin mengikat NH3 n CO2 yg bersifat racun bagi tubuh
as. amino ortinin diubah mnjd as. amino sitrulin.
as. amino sitrulin + NH3 -> as. amino arginin
(ulang lagi prosesnya)
shg akn trus dihasilkan urea, yg dibuang ke ginjal, utk dikeluarkan besama urin.
racun -> urea -> dikeluarkan dari tubuh.

Salah satu dari penyakit hati adalah kanker hati. Dalam laporan ini saya akan menjelaskan tentang kanker hati.
Kanker hati merupakan kanker kelima yang paling umum diderita oleh pria dan kanker ketujuh yang diderita oleh wanita. Kasus kanker hati banyak ditemui di negara-negera berkembang, terutama di wilayah Asia Tenggara dan Timur, Afrika Tengah dan Barat. Pada tahun 2008, ditemukan 694.000 kasus kematian akibat kanker hati dan menjadikan kanker ketiga penyebab kematian di dunia. Di Indonesia sendiri, terdapat 13.238 kasus kanker hati dan 112.825 kasus kematian akibat kanker hati pada tahun 2008.

Kanker hati atau yang juga dikenal dengan hepatoma diawali dengan gejala seperti sakit di bagian perut, mengalami penurunan berat badan dan jika diraba bagian atas kanan perut akan terasa ada benjolan. Mereka yang terinfeksi virus hepatitis B atau C rentan terkena kanker hati.


            Kanker hati adalah salah satu penyakit yang berkaitan dengan sistem hepatobillier dan pankreas. Beberapa penyakti lainnya adalah batu empedu, sirosis (pengerasan hati), hepatitis, tumor hati, perlemakan hati atau fatty liver (suatu kondisi dimana terdapat lemak berlebih pada hati) dan kanker pankreas. Gangguan fungsi hati dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi virus hepatitis, konsumsi alkohol berlebih, diabetes, obesitas, zat-zat toksik, gangguan genetik dan kanker.

Kelainan sistem hepatobilier juga dapat bermanisfestasi dalam banyak bentuk. Ikterik atau yang dikenal dengan penyakit kuning adalah gejala yang paling umum terjadi dan menjadi fokus pemeriksaan meskipun tidak selalu menjadi gejala yang dominan. Seseorang yang terkena hepatitis atau sirosis memiliki gejala ikterik, dimana kulit dan putih mata menjadi kuning karena meningkatnya bilirubin dalam plasma darah.

Bilirubin adalah produk utama dari pengeluaran sel darah merah yang tua dan disaring dari darah oleh hati, lalu dikeluarkan pada cairan empedu. Jika hati mengalami gangguan fungsi atau rusak maka bilirubin total akan meningkat an mengakibatkan ikterik.

Gangguan pengaliran bilirubin di saluran empedu akibat gangguan hati disebut dengan ikterik intrahepatic. Hepatitis akut dan kronik adalah salah satu penyakit yang terkait dengan ikterik intrahepatic. Tipe hepatitis yang umum menyerang adalah hepatitis A, B, dan C. Hepatitis A merupakan penyakit hati akut yang disebabkan oleh virus hepatitis A yang ditransmisikan melalui air atau makanan yang terkontaminasi virus. Sementara hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yag ditransmisikan melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh si penderita.

Hampir sama dengan hepatitis B, hepatitis C juaga ditularkan melalui kontak dengan darah yang terkontaminasi virus. Infeksi virus hepatitis C terkadang berujung pada penyakit akut yang dapat berubah menjadi kondisi kronis seperti sirosis hati atau kanker hati.

Banyak orang yang tidak menyadari gejala-gejala penyakit hati karena beberapa gejala tidak nampak seperti penyakit serius, diantaranya badan terasa lelah dan lemas, mual dan muntah, kehilangan nafsu makan serta demam yang sering kali dianggap sebagai gangguan masuk angin. Mereka baru mengganggap serius jika mengalami muntah darah, kulit dan mata menjadi kekuningan, pembengkakan dan nyeri pada abdomen (perut), kulit mudah memar dan mengalami perdarahan (gusi berdarah atau perdarahan hidung) serta gangguan mental.

Dalam kasus penyakit hati dapat disembuhkan dengan berbagai terap pengobatan tanpa harus mengganti organ hati. Tapi pada kasus dimana hati mengalami kerusakan yang sangat parah, penderita akan memerlukan hati baru melalui proses pencangkokan atau transplantasi hati.

Rabu, 23 Oktober 2013

Dreams



                                       
                    Mungkin impianku itu jadi dokter mata karena dokter mata melakukan tugas yang sangat mulia yaitu menyembuhkan penyakit mata pasien. Karena mata merupakan jendela dunia dan organ yang sangat vital bagi manusia saya menjadi tertarik untuk mempelajari ilmu kedokteran mata itu. Dulu waktu saya pergi ke desa nenek saya, saya melihat banyak orang desa yang memiliki penyakit katarak yang disebabkan oleh selaput yang menyelimuti lensa mata. Hal ini menyebabkan cahaya terhalang masuk dan penderita akan kesulitan melihat dan dapat menyusahkan pekerjaan pasien karena penglihatannya rabun.
               Jumlah pasien katarak di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Jika masalah ini tidak segera diatasi akan menghambat perkembangan ekonomi Indonesia karena sumber daya manusianya yang kurang berkualitas. Seandainya saya menjadi dokter mata saya akan mengajak dokter-dokter lain untuk mengadakan pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat kalangan bawah dan perdesaan. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia yang dapat menyebabkan Indonesia menjadi lebih maju.
           Saat ini teknologiinformasi dan komunikasi berkembang cepat. Banyak generasi muda yang memanfaakannya contohnya sekarang banyak anak muda yang mempunyai HP, laptop, tablet, dll. Mereka tidak sadar radiasi dari layar gadget ini dapat merusak mata mereka. Sebagian besar kerusakan itu adalah miopi yaitu ketidakmampuan mata untuk melihat benda jauh. Jika ini dibiarkan banyak anak yang susah konsentrasi dipelajaran karena tidak melihat secara jelas yang menyebabkan penurunan prestasi. Hal ini perlu segera ditangani karena remaja merupakan calon pemimpin bangsa ini dan mereka merupakan harapan bangsa karena memanggul masa depan bangsa ini. Untuk itu remaja Indonesia harus berprestasi dan berilmu agar bisa bersaing dengan bangsa lain dan membuat kehidupan bangsa Indonesia menjadi lebih baik.